Sunday, June 24, 2018
Jubah Agama Ya Allah Ya Tuhan YME Negara Kok Begini
Jubah Agama Ya Allah Ya Tuhan YME Negara Kok Begini

Percayakah saudara jika diakhir zaman nanti akan banyak insan berpenampilan agamis, namun perilakunya sebenarnya sangat jauh dari ajaran agama?
Bayangkan saja kasus Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar. Dia sudah terkena operasi tangkap tangan oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) saja masih bisa berkilah bilang "demi Allah saya didzolimi". Padahal sejak awal PA sudah diperingatkan, HPnya disadap KPK.KPK juga menyatakan bahwa sudah tiga kali PA menerima suap. Suap yang ketiga ini yang kena OTT dengan barang bukti uang senilai USD 20 ribu dan SGD 200 ribu yang diberikan kepada PA dari Basuki Hariman (BHR) ?bos pemilik 20 perusahaan impor daging dan sekretarisnya NG Fenny (NGF).
Aneh sudah ketangkap basah masih bisa bilang didzolimi dan sebut nama Allah. Astagfirullah.... Ini manusia apa Syetan Iblis...? KPK dari lahir sampai sekarang jika melakukan OTT dan dibuktikan di persidangan, semua tidak ada yang lolos.
Mungkin sekarang bisa bilang didzolimi, tapi nanti saat diputarkan bukti rekaman, SMS, dan bukti lain saat di persidangan, biasanya bungkam tak berkelit. Hampir semua seperti itu. Terpidana mantan ketua MK Akil Mochtar dulu juga begitu.
Ucapan "demi Allah saya didzolimi" oleh PA ini jika didengar para sumbu pendek dan penghuni bumi datar, tentu akan dipercaya. Pokoknya apapun jika dibungkus agama, mereka akan selalu percaya. Makanya tidak heran jika ada yang komentar OTT PA ini adalah permainan.
Tapi memang ada benarnya, inilah akibat "hiburan malam bersyariah", akhirnya PA pun jadi ikut main hiburan malam syariah bersama teman wanitanya SARInah. Entah apa yang mereka lakukan, karena semua ini hanya permainan.
Ingat! Koruptor itu bahaya, tapi akan lebih bahaya jika menutupinya dengan jubah agama. Akal Anda bisa sketika melemah dan tak sadar akibat tipu daya mereka.
Saya yakin tidak akan ada demo di jalanan dari 7juta umat untuk bela agama, tidak ada juga gerakan dari GNPF-MUI dan FPI. Bela agama dan Al-Quran hanya pilih-pilih, mana yang menguntungkan. Jika tak menguntungkan, ya jangan harap ada demo "bela islam".
Sampai Lebaran Kuda pun gak bakalan ada...
Ssssstt...... btw pakde Jokowi abis ngundang pak Antasari ke Istana dan mereka bincang-bincang empat mata. Ada apaan sih? Kok pak polisi sudah menyatakan akan membuka kembali kasus pak Antasari.
Ya Allah, ya Tuhan YME. Negara Kok Begini?
Sumber
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment